Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juni 2009

ThE rOcKeR yG mEnYeGaRkAn & CaDiLlaC rEcOrD yG MeNgGeTaRkAn



Sebenernya secara kwalitas ni film The Rocker biasa biasa aj, kl nggak mau di bilang jelek heuheu.. tapi buat hiburan aku ketawa juga kok. Film ini mengisahkan seorang drumer yg di di depak bandnya Vesuvius,ketika pertama kali band ini dapat kontrak rekaman. Pihak label ingin menempatkan keponakannya sebagai drumer baru band ini hingga memaksa Fish sang drumer semula di tendang. Selama 20 thn fish menyimpan dendam kusumat.Dia bertekad membalasnya dg cara menjadi rock star jg. Gerr demi gerrr mewarnai adegan sesi dimana Vesuvius makin melambung namanya. Sementara dia cm jadi pegawai ga penting yg sering berpindah2 pekerjaan.

Dia mulai merajut mimpinya lagi ketika fish dipecat dipekerjaan terakhirnya dan menumpang di tempat kakak perempuannya.Ternyata sang keponakan sedang mencari drumer untuk acara pesta dansa di sekolahnya. Disini konflik demi konflik ( khas anak band ) dikemas jenaka dan menghibur.

Di balik semua kekonyolan, sebenernya ini kondisi kenyataan yg kerap di alami kebanyakan group band dan industri musik pada umumnya.Saling sikut antar personil demi apapun ambisinya. Film ini juga gambaran jelas industri era 80an dan era sekarang. Beberapa rock star lawas sering mengkliem musik mereka lebih berbobot dan bernilai tinggi dibanding era sekarang yg dibantu dengan kemudahan teknologi.Ibaratnya anak yg baru bisa belajar pun sudah berani lempar produksi hasil karya mereka. bahkan, disini digambarkan bagaimana publik sekarang nggak cuma dengar karya yang di hasilkan.Tapi sensasi yg di bangun band ADD (Band dimana fish bergabung dg keponakannya) yg memanfaatkan youtube sebagai sarana promosi.Disini fish naked alias telanjang bulat saat main drum!! huahahaha.. Tapi film ini berusaha adil jg sih, dengan menggambarkan Vesuvius sebagai band beken dari masa ke masa itu ternyata pas live mereka lipsing hihi..

Sebenernya membandingkan film ini dengan film Cadillac Record ga adil sih, coz jauh bgt (wah ini bener2 film berbobot, para blues lover wajib nonton film ini). Dimana era jayanya musik blues lengkap dengan segala skill2 yg menawan bikin kita terhanyut dan terpesona. Film ini dibintangi aktor2 berkualitas oscar dan pada dasarnya seorang musisi jg. Film ini Berdasarkan kisah nyata ttg perusahaan rekaman ternama dan berjaya di era 50an.Dimana rasa kebersamaan layaknya saudara antar player masih begitu kental.Ini film serius tapi...Wah ini film kereeeeeen bgt.. Aku juga takjub betapa mereka punya dan bangga dg aliran musik mrk sendiri. Terutama betapa cemerlang keahlian bermusik mereka.Mereka bener2 berkilau tak tertahankan..suweer..Aku bener2 merasakan bgt musik mereka memang lahir dari hati.. Bukan teknologi, bukan juga instan apalagi sensasi. Setelah nonton ini aku begitu ngarep masa sperti itu akan datang lagi kelak.

Memang setiap era punya bintangnya sendiri2. Tapi kedua film ini memberi inspirasi dengan caranya masing2.

Kamis, 29 Januari 2009

LaBiRin...



Aku ketemu temenku Reza, salah satu anak komunitas film yg nyentrik ini, ketika aku meeting plus Nongky bareng ma rekan2 dari Moon Production di cafe kecil (warung kopi gt deh) di daerah mundu selokan Yogya.
Tahu2 aja tuh anak nepuk bahuku,lumayan keras sih..huhh. "Jelek banget lu teh.." Dia girang bgt liat tampangku bego karena kaget.Serta merta tuh orang nyerocos tentang film independen bikinan sineas Prancis.Bla..bla..singkat cerita aku tertarik jg.Karena dia bilang ad di laptopnya,langsung aj kubajak tuh..2 orang tmen malah ikutan nimbrung nonton.hehe..

Film berdurasi 1 jam ini ironis & menyentuh sisi gelap & terdalam batin manusia (haiyaaaa..).Bagaimana linglung dan gagapnya kita hidup di era metro ini dan kadang serba palsu jg.hiks..Disadari atau nggak..

Pintu awal labirin di film ini digambarkan ketika Peter (aktor utama)memasuki sebuah kota besar(fiktif).Dari sanalah segalanya bermula.Peter seorang anak muda yg penuh ambisi,juga seorang yg teguh yg memegang teguh prinsip2 idealis.Tapi prinsip2 yg selama bertahun2 dia yakini itu lama2 mulai menggoyang nyalinya sendiri. Setiap satu per satu langkahnya mewujudkan mimpi sebagai pialang saham yg sukses,setiap langkah itu juga nuraninya perang antara idealisme dan sulitnya survive.Semakin lama dia kejar mimpinya makin jauh ia tinggalkan prinsip2nya.

Ketika dia mulai lelah dan suara hatinya terus memanggil-manggil hingga saking nggak tahan sampe2 dia tutup telinganya (disini aku bener2 tertegun,aktingnya kereeeeen bgt).Sisa prinsip idealisnya berusaha membantu kakinya untuk mencari jalan keluar. Tapi Peter malah berputar2 di dunia palsu lainnya.

Itulah labirin kehidupan.Film ini membuat kita(setidak2nya aku) menengok jauh ke dalam batin sendiri(wedew...) dan bertanya dah sejauh mana kita terkoyak di labirin sdri(gudubrak..).Kita semua memiliki labirin kehidupan sdri2 dan tengah mencari exit way.

Keren bgt ni film. penggarapanya jg apik,...memang bukan tema baru,mengingatkanku jg pada filmnya Al Pacino "The Devil Advocate".Tapi bedanya, seperti biasa film Holywood selalu py happy ending.

Sekali lg aku terpesona.. Bikin aku pengen kasih soundtrack bt film ini..


http://tetehyayan.multiply.com/music/item/19/My_SuCk_LiFe

Kamis, 18 Desember 2008

10.000BC


Seperti kebanyakan film kolosal lainnya, film ini sekali lagi melukiskan tentang bagaimana kehormatan,keberanian dan keyakinan yang begitu teguh diperjuangkan.

Sebetulnya aku sering terpesona dengan film setingan masa sangat sangat lampau seperti ini, karena perempuan pada jaman itu, begitu dipuja hingga seorang, atau banyak laki-laki berani membayar dengan jiwa, bahkan nyawanya sekalipun.Perempuan mana sih nggak memimpikan ditempatkan sedemikian agung di hati laki laki.

Disamping itu, kemurnian humanis kisah kisah legenda begitu murni.Salah satunya saat adegan D'leh berhasil membunuh Mannak (sejenis gajah purba yg besarnya 2x jenis gajah jmn sekarang)seorang diri.Dalam Sejarah bangsa pemburu belum pernah terjadi sebelumnya.Dia tidak mau menerima tongkat lambang ksatria yg di hadiahkan padanya.Karena dia merasa bukan karena keberanian sesungguhnya, dia berhasil membunuh mannak.Tapi karena dia tersangkut jaring hingga memaksanya terseret saat mannak itu berhasil kabur.Dia hanya melempar tombak sebagai bentuk pertahanan diri saat mannak berbalik menyerang ke arahnya.Sebetulnya D'leh dipastikan bakal mati karena dia dalam posisi tak berdaya, kalau saja disebelahnya tak ad tulang bangkai binatang purba.Dia Selamat tapi Mannak itu mati terhujam tulang. Selain tongkat lambang khastria itu, hadiah kehormatan lainnya dia dapat memiliki wanita tercantik di sukunya (yg kebetulan mencintainya).Tapi jiwa khsatrianya tak bisa menerima wanita itu (yang juga dicintainya).Sampai-sampai wanita itu marah merasa tak diinginkan.

Hmmm..Kemurnian sikap seperti itu benar2 menyilaukan mataku layaknya emas 24 karat (haiyaaa lebay deh..eh tp bener kok). Aku berfikir, dimana laki laki seperti itu di jaman sekarang ya hihi... yg berkeyakinan dusta adalah, merobek kehormatan.Kontras banget kan dengan yg kebanyakan tergambarkan jaman sekarang.Dimana Dusta justru menjadi senjata mematikan.hehehe (maap bapak2 jgn tersinggung..nggak semua kok).



Selebihnya film ini tentang perjuangan sang khsatria merebut hak hidup,cinta dan sukunya.Kalau mau jujur aku lebih merinding waktu nonton Apocalypto.Tapi film kolosal seperti 10.000BC ini akan selalu mempesonaku...